10 Gejala Keracunan Makanan Kadaluarsa, Waspadai Segera

 10 Gejala Keracunan Makanan Kadaluarsa, Waspadai Segera



Nyeri otot

Otot-otot bisa terasa sakit ketika mendapat infeksi seperti keracunan makanan. Ini karena sistem kekebalan tubu telah diaktifkan dan menyebabkan peradangan. Selama proses ini, tubuh melepaskan histamin, bahan kimia yang membantu memperlebar pembuluh darah agar memungkinkan lebih banyak sel darah putih melawan infeksi.

Histamin membantu meningkatkan aliran darah ke area tubuh yang terinfeksi. Bersama dengan zat lain yang terlibat dalam respons imun, seperti sitokin, histamin dapat mencapai bagian lain dari tubuh dan memicu reseptor rasa sakit.

Merasa tidak enak badan secara keseluruhan

Mereka yang keracunan makanan sering mengalami kehilangan nafsu makan dan gejala lain yang umum pada penyakit seperti kelelahan. Saat kekebalan tubuh terganggu, tubuh melepaskan sitokin. Zat ini membantu tubuh melawan infeksi seperti keracunan makanan. Sitokin juga mengirim sinyal ke otak dan menyebabkan banyak gejala yang umumnya dikaitkan dengan sakit, termasuk kehilangan nafsu makan, kelelahan dan sakit dan nyeri.

Kumpulan gejala-gejala ini dapat menghasilkan apa yang kadang-kadang disebut “perilaku penyakit.” Perilaku ini terjdai ketika Anda menarik diri dari interaksi sosial, beristirahat dan berhenti makan. Perilaku penyakit adalah tanda bahwa tubuh mengalihkan perhatiannya dari proses tubuh lain seperti pencernaan untuk memprioritaskan melawan infeksi.



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *