Akankah Arab Saudi Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel? Ini Kata Pengamat

 Akankah Arab Saudi Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel? Ini Kata Pengamat



Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Yon Machmudi, juga ternyata tidak kaget dengan normalisasi. Ia menyebut normalisasi sudah mulai terasa ketika Donald Trump menawarkan kesepakatan damai Deal of the Century. 

Pada proposal damai, Trump menawarkan berbagai benefit investasi untuk mendamaikan Israel-Palestina. Yon Machmudi menilai negara-negara Arab ikut tertarik pada investasi AS dan Israel karena kebutuhan ekonomi.

“Kita ketahui negara Timur Tengah sedang mengalami kebutuhan akan ekspansi investasi. Dan investasi itu dijanjikan dari Israel, maka kemudian atas nama kerja sama ekonomi itu, normalisasi dijalankan,” ujar Yon Machmudi. 

Ia pun memprediksi bahwa berikutnya Arab Saudi dan negara-negara Teluk lain juga tertarik untuk makin dekat dengan Israel.

“Tidak menutup kemungkinan Saudi akan melakukan hal yang sama karena kepentingan dan kebutuhan ekonomi,” jelasnya. 

Meski demikian, Yon Machmudi tidak yakin bahwa Palestina bisa mendapat untung dari normalisasi. Palestina justru merasa ditinggalkan, sementara negara tetangganya mengambil untung dari investasi AS dan Israel.

Ke depannya, Palestina dikhawatirkan turut setuju tawaran investasi karena kebutuhan ekonomi. Padahal, proposal damai versi Donald Trump, yang penuh iming-iming investasi, dianggap berat sebelah.

“Di dalam (Palestina) sendiri juga memprihatinkan juga secara ekonomi, ketidakmampuan membayar roda pemerintahan, dan lain sebagainya,” jelas Yon Machmudi. “Itu saya kira menjadi tekanan yang bisa dilakukan.”

 

 



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *