Aplikasi Deepfake Penukar Wajah Tokoh Terkenal

 Aplikasi Deepfake Penukar Wajah Tokoh Terkenal


Kalau Gizmo friends rutin mengakses media sosial selama beberapa hari belakangan, pasti menemukan cukup banyak postingan gambar bergerak (gif) maupun video singkat yang, sepertinya artis, tapi kok wajahnya teman sendiri ya? Kalau sudah mengerti aplikasinya, sudah paham kalau itu hanya bercanda semata. Beda lagi kalau dibagikan di WhatsApp. “Lho, kamu sekarang jadi artis?”

Itu adalah contoh beberapa reaksi yang ditimbulkan dari seseorang yang memposting konten lewat Doublicat, sebuah aplikasi fenomenal yang jumlah penggunanya meroket belakangan ini. Kalau sebelumnya populer aplikasi FaceApp, Doublicat lebih ‘menakutkan’ lagi. Menggunakan foto wajah kita, Doublicat bisa menggantikan wajah artis lengkap dengan ekspresinya dalam video singkat.

Baca juga: FaceApp Dituding Mencuri Data Demi Kepentingan Rusia, Apa Kabarnya Facebook dan Google?

Dikutip dari AINews, Doublicat sebenarnya sudah tersedia sejak awal Januari kemarin. Menggunakan teknologi kecerdasan buatan dan deep learning, Doublicat gunakan teknologi Generative Adversarial Network (GAN) yang dimiliki sebuah perusahaan bernama RefaceAI. Teknologi dari RefaceAI ini sebelumnya pernah digunakan aplikasi lain seperti Reflect, yang digunakan Elon Musk untuk ‘tempelkan’ wajahnya ke tubuh Dwayne Johnson.

Sejak itu, aplikasi Doublicat telah diunduh 750 ribu orang dalam dua bulan pertama, dan mencapai 1 juta unduh pada bulan ketiga. Aplikasi ini telah dikembangkan sejak empat tahun lalu, mulai saat pertama mereka kembangkan algoritma machine learning di dalam aplikasi yang biasa disebut ‘deepfake’ ini.

Cara Tukar Wajah Artis dalam Video Pakai Doublicat

Cara menggunakan aplikasi ini pun sangat mudah. Gizmo friends tinggal mengunduhnya secara gratis lewat Google Play Store maupun Apple App Store. Buka aplikasinya, scan wajah untuk digunakan sebagai ‘bahan’ membuat konten deepfake, dan selesai.

Tampilan aplikasi Doublicat

Tampilan home akan tampilkan video maupun gif apa saja yang sedang tren saat ini. Kamu juga bisa mencari gif sesuai keinginan lewat tab pencarian. Setelah memilih, sentuh tombol ‘Reface’, tunggu hingga proses selesai, dan kamu bisa langsung menyimpannya dalam bentuk gambar gerak maupun video. Udah deh, tinggal dibagikan ke platform media sosial atau aplikasi messenger.

Hasil generate dengan Doublicat

Sebenarnya masih ada beberapa fitur tambahan yang disediakan oleh Reface dalam aplikasi Doublicat. Namun kamu harus menjadi bagian dari BRO, atau subscription berbayar dari Doublicat. Mulai dari Rp55 ribu per minggu, kamu bisa untuk gunakan wajah dari foto yang tersimpan di smartphone serta mengunggah gif sendiri.

Selain itu, subscription juga bisa hilangkan iklan yang tampil tiap kali pengguna hendak memroses foto, serta opsi untuk hapus watermark (alias bisa makin nggak kelihatan efek tipuannya). Plus, proses yang diprioritaskan, mengingat aplikasi ini menggunakan machine learning yang harus di-render melalui cloud. Tapi walaupun nggak bayar, masih sangat cukup untuk sekadar membuat konten hiburan.

Meroket Sejak Pandemi, Ini Visi Doublicat

Doublicat top apps Apple App Store

Sergey Tokarev, seorang pebisnis IT yang termasuk salah satu investor dari RefaceAI, menyampaikan visi dari aplikasi Doublicat kedepannya. Dikutip dari TheTimesHub, saat ini bentuk monetisasi yang ada di dalam aplikasi populer ini masih belum final. Tujuan utamanya adalah untuk menemukan prospek komersil yang dapat gunakan teknologi dari RefaceAI.

Saat ini, mereka sedang usahakan untuk tingkatkan algoritma agar dapat hasilkan visual yang lebih baik serta menarik para pengguna. Jika memungkinkan, RefaceAI ingin aplikasi maupun teknologinya digunakan para pengiklan, seperti film dan video game sebagai media promosi dan sejenisnya. Bagi yang belum pernah coba, selamat bereksplorasi dengan Doublicat!



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *