EMUI 10.1 di Huawei P40 Series Hadirkan Ekosistem Saling Terhubung, Kecuali Google

 EMUI 10.1 di Huawei P40 Series Hadirkan Ekosistem Saling Terhubung, Kecuali Google


Tidak hanya mengutamakan keunggulan kameranya yang dirancang dengan kolaborasi dari Leica, Huawei P40 series juga hadir dengan peningkatan tampilan antarmuka EMUI 10.1 yang semakin cerdas. Seperti yang kita ketahui, kini Huawei P40 dan P40 Pro Plus telah hadir resmi di Indonesia pada 9 Juni lalu, menengkapi Huawei P40 Pro yang dirilis lebih awal.

Huawei memang terlihat mengedepankan implementasi kecerdasan buatan atau AI pada seluruh lini produk dan fitur yang ada di dalamnya. Raksasa teknologi asal China ini percaya jika AI dapat menjadi akselerator unggul untuk menciptakan dunia yang sepenuhnya cerdas dan terhubung.

Tujuannya adalah untuk menciptakan gaya hidup cerdas pada seluruh skenario untuk konsumen dengan berdasar teknologi AI. Juga menciptakan ekosistem industri cerdas berdasarkan platform yang terbuka. Meski sayangnya ekosistem Huawei gagal untuk terhubung dengan ekosistem Google.

Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia menjelaskan bahwa antarmuka EMUI 10.1 dapat perkaya pengalaman pengguna. EMUI 10.1 memperkenalkan fitur-fitur baru seperti Huawei MeeTime, Huawei Share dan kemampuan kolaborasi lebih dari satu layar (multi-screen collaboration) untuk mungkinkan pengguna mengambil manfaat lebih baik dari beberapa perangkat sekaligus.

Baca juga: Huawei P40 Pro Plus Mendarat di Indonesia, Mulai Rp18 Jutaan

EMUI 10.1 Membawa Fitur Multi-Screen Collaboration

Ia menambahkan, Huawei juga bekerja sama dengan berbagai mitra untuk memperluas ekosistem yang terhubung, memungkinkan lebih banyak perangkat bekerja dengan pengalaman yang mulus, dan berikan manfaat bagi konsumen Indonesia dalam lebih banyak skenario.

EMUI sebelumnya dikenal sebagai Emotion UI, yang merupakan penamaan tampilan antarmuka khusus smartphone Huawei. EMUI 10.1 pertama kali diluncurkan secara pra-instal lewat P40 series, berbasis Android 10 dan akan hadir di beberapa seri lain melalui pembaruan perangkat lunak. Huawei hadirkan peningkatan UI yang lebih baik, sampai detil terkecil sekalipun. Misalnya, efek animasi scrolling yang melambat sebelum berhenti secara alami, dirancang sesuai inspirasi fisika.

Huawei sertakan pintasan berupa sidebar yang bisa luncurkan dua aplikasi sekaligus, memanfaatkan mode Multi-Window. Ketika digunakan, gambar maupun teks dari satu aplikasi dapat dipindahkan secara mudah ke aplikasi lainnya. Selain itu, juga ada mode Floating Window yang mungkinkan aplikasi seperti kalkulator untuk digunakan di atas aplikasi utama yang sedang berjalan, tingkatkan produktivitas.

Untuk sesama pengguna perangkat Huawei, dapat melakukan panggilan video dengan kualitas hingga 1080p menggunakan Huawei MeeTime. Aplikasi ini dilengkapi algoritma khusus yang dapat digunakan bahkan dalam kondisi pencahayaan gelap sekalipun. Sementara untuk kemudahan transfer data antar perangkat, Huawei sediakan Huawei Share yang dapat memindahkan data besar dengan cepat tanpa gunakan paket data.

Demi terciptanya sebuah ekosistem yang saling terhubung, Huawei juga berikan fitur seperti Multi-Device Control Panel lewat EMUI 10.1, yang mungkinkan pengguna untuk melihat setiap perangkat yang terhubung dari smartphone. Dan dengan Multi-Screen Collaboration, pengguna perangkat PC maupun tablet Huawei dapat mengangkat telepon yang masuk ke smartphone dari masing-masing perangkat.

EMUI 10.1 Masih Belum Mendukung Layanan Google

Karena tidak bisa menggunakan layanan Google sebagai akibat dari kebijakan Presiden Trump, Huawei akhirnya mengembangkan layanan sendiri yakni Huawei Mobile Services (HMS). Layanan yang ada pada perangkat terbaru Huawei ini memiliki daftar aplikasi yang cukup banyak dan terus berkembang ke depannya. Walau tetap saja tidak bisa mendukung Google Mobile Services (GMS) yang mencakup Gmail, Google Maps, YouTube, dan sebagainya. Begitupun dengan sejumlah aplikasi seperti Gojek yang mengandalkan aplikasi Google Maps.

Di Huawei AppGallery sudah hadir beragam aplikasi top lokal seperti mobile banking, aplikasi navigasi, hiburan seperti Vidio, Joox, Hagodan aplikasi e-commerce lokal yang cukup lengkap. Bahkan aplikasi lain seperti BPJSTKU dan FORE Coffee juga sudah tersedia.

Dengan beragam kemampuan terintegrasi di seluruh chip, perangkat, layanan cloud dan jaringan, Huawei berharap teknologi produk mereka dapat menginspirasi bagi konsumen Indonesia dalam tiap aspek kehidupannya. “Kami berharap dapat hadirkan lebih banyak produktivitas dan kegembiraan dalam kehidupan sehari-hari pengguna, dengan menghubungkan semua perangkat Huawei bersama-sama dengan ekosistem terintegrasi yang dapat ditemukan di EMUI 10.1 pada Huawei P40 series,” tutup Khing Seng. (BDA)



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *