Generasi Ketiga Kamera Bawah Layar Xiaomi Siap Meluncur di 2021

 Generasi Ketiga Kamera Bawah Layar Xiaomi Siap Meluncur di 2021


Berbeda dengan kamera belakang yang semakin besar dimensi fisik maupun sensornya, pengembangan kamera depan pada smartphone juga fokus pada bagaimana sensornya ditampilkan. Mulai dari penggunaan poni atau notch yang terus mengecil, hingga sekarang jauh lebih tidak mengganggu, lewat model kamera punch-hole.

Jika ingin dibuat layar penuh tanpa hambatan, maka kamera depan harus diletakkan di sisi lain secara pop-up. Namun sejak 2019 lalu, pengembangan teknologi peletakan kamera di bawah layar sudah dimulai. OPPO sudah memperkenalkannya pada ajang MWC Shanghai 2019. Dan kini, perkembangan terbaru juga hadir dari sang competitor, yaitu Xiaomi dengan generasi ketiganya.

Saat pertama kali diperkenalkan, teknologi Under-screen Camera (USC) dari OPPO masih memiliki beberapa kekurangan. Di antaranya adalah area piksel yang masih berbeda di sekitar kamera, serta kualitasnya yang tentu belum bisa menyamai teknologi kamera punch-hole ‘tradisional’. Setidaknya, konsep sudah terbentuk dan bisa diperlihatkan secara langsung pada gelaran acara tersebut.

Baca juga: Begini Teknologi Inovatif di Balik Kamera Bawah Layar OPPO

Xiaomi belakangan ini memang terlihat untuk memperkuat posisinya untuk segmen flagship. Setelah merilis seri flagship camera seperti Mi Note 10 series dan Mi 10 series, Xiaomi juga baru saja meluncurkan Mi 10 Ultra, dengan setup kamera superior, memuncaki skor DxOMark. Kemudian, di 28 Agustus 2020, Xiaomi umumkan generasi ketiga dari teknologi Under-Display Camera pada blog resminya.

Kamera Bawah Layar Milik Xiaomi Punya Kerapatan Piksel Tinggi

Xiaomi mengumumkan jika di tahun 2021 mendatang, mereka akan memulai untuk memproduksi masal smartphone flagship yang gunakan teknologi kamera di bawah layar ini. Generasi ketiga yang sudah disempurnakan ini tak akan mengganggu desain layar curved seperti yang sudah digunakan di Mi10 series, dan tidak terlihat layaknya in-display fingerprint sensor.

Pada foto di atas, Xiaomi menunjukkan peningkatan yang dibawa oleh 3rd Generation Under-Display Camera. Di baris paling atas, menunjukkan layar konvensional yang menggunakan kamer punch-hole. Sementara baris kedua adalah teknologi kamera di bawah layar pertama, yang memiliki kerapatan piksel rendah di area atas kamera depannya.

Pada generasi terbaru ini, Xiaomi berhasil menemukan cara untuk ‘memadatkan’ piksel yang ada di area kamera bawah layar. Selain memungkinkan kamera tersebut untuk tidak terlihat, kualitas fotonya juga dapat ditingkatkan, memanfaatkan seluruh piksel yang ada, dan diklaim punya kualitas foto yang sudah bisa menyamai kamera konvensional.

Dibandingkan Langsung dengan Layar dari Xiaomi Mi10 Ultra

Xiaomi juga menunjukkan purwarupa teknologi kamera di bawah layar terbarunya ini. Dari video singkat yang bisa Gizmo friends saksikan di atas, terlihat Xiaomi menggunakan basis dari Mi10 Ultra. Ketika dibandingkan antara keduanya, perangkat yang gunakan Under-Display Camera memang terlihat punya kecerahan, kontras dan saturasi yang sedikit kurang dari Mi10 Ultra yang ada di kanan. Namun setidaknya layarnya terlihat benar-benar penuh.

Kamera bawah layar Xiaomi
Jika dilihat secara detil, bagian kamera bawah layar masih terlihat lebih gelap dari porsi layar lainnya.

Kualitas fotonya pun terlihat menjanjikan. Hanya saja, jika diperhatikan di detik-detik terakhir, ‘potongan’ kamera depannya bakal masih terlihat saat menampilkan warna tertentu. Terutama di bagian dimana perangkat menunjukkan hasil kamera depannya. Namun saat mengambil foto, bagian kameranya tetap hitam pekat, tidak menyala terang atau sebagainya.

Dengan hadirnya teknologi ini, kemungkinan untuk memiliki smartphone berlayar penuh dengan sertifikasi tahan air mungkin bisa segera menjadi kenyataan. Sesuatu yang tidak bisa didapat saat ini dengan smartphone yang miliki kamera mekanisme pop-up.



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *