Inggris Akan Buka Toko dan Sekolah Pada 1 Juni 2020 Setelah Lockdown Corona COVID-19

 Inggris Akan Buka Toko dan Sekolah Pada 1 Juni 2020 Setelah Lockdown Corona COVID-19



Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab berkata jumlah tersebut merupakan tragedi besar. Namun, ia berkata perbandingan lebih tepat dilakukan ketika pandemi selesai.

“Saya berpikir kita akan mendapatkan putusan riil terkait betapa bagusnya kinerja berbagai negara sampai pandemi ini berakhir, dan terutama sampai kita mendapatkan data komprehensif internasional terkait penyebab seluruh kematian,” ujarnya.

Dominic Raab juga berkata badan statistik Inggris lebih komprehensif dalam menghitung jumlah kematian, sehingga angka kematian Virus Corona di Inggris tinggi. Ia meragukan negara lain melakukan hal serupa.

“Dan sejujurnya itu tergantung betapa bagusnya sebuah negara dalam mengumpulkan statistik, dan kantor statistik nasional kita dikenal sebagai pemimpin di dunia,” kata Raab yang menekankan transparansi.

Kantor statistik Inggris tidak hanya menghitung orang yang resmi positif Virus Corona jenis baru, melainkan mereka yang meninggal sebelum ikut tes tetapi mengalami gejala virus ini.

Dominic Raab pun berkata tingkat kematian bukanlah kontes menyanyi Eurovision dan tidak perlu dibuat peringkat.

Sebelumnya, Dr. Deborah Birx yang menjadi koordinator respons Virus Corona COVID-19 di Amerika Serikat menjelaskan berbagai negara tak menghitung dengan cara yang sama.

Contohnya, jika ada pasien meninggal akibat penyakit lain di AS tetapi positif Corona jenis baru, maka ia dicatat meninggal akibat Virus Corona.



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *