Lockdown Usai, Majikan Pekerja Asing di Malaysia Wajib Bayar Tes Corona COVID-19

 Lockdown Usai, Majikan Pekerja Asing di Malaysia Wajib Bayar Tes Corona COVID-19


Kuala Lumpur – Pada Senin kemarin, Malaysia sudah melonggarkan lockdown atau Perintah Kawalan Pergerakan (PKP). Pelonggaran ini dilaksanakan secara bersyarat. 

Dilaporkan ABC Australia, Selasa (5/5/2020), ribuan warga Malaysia memulai kembali kegiatan mereka hari Senin (4/5/2020) dengan bisnis dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak adanya larangan yang dimulai 18 Maret lalu.

Menteri Keamanan Senior Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, mengatakan kepada wartawan bahwa pekerja asing di seluruh sektor sekarang harus menjalani tes Virus Corona jenis baru meski lockdown sudah tak ketat pekan-pekan sebelumnya.

Kebijakan ini diambil setelah penularan terjadi di kalangan pekerja migran di sebuah proyek bangunan di Kuala Lumpur minggu lalu.

“Yang membayar biaya tes adalah majikan tempat mereka bekerja,” katanya.

Pengumuman tersebut muncul setelah di akhir pekan Malaysia menahan ratusan pekerja gelap, yang kemudian mendatangkan kritikan dari PBB dan kelompok HAM.

Menteri Yaakob sebelumnya membela upaya penahanan tersebut dengan mengatakan semua mereka yang ditangkap sudah dites dan hasilnya negatif.

Di negeri tetangga Singapura, ribuan kasus baru Virus Corona terjadi di pemukiman tempat tinggal pekerja migran asing.

Di Malaysia terdapat sekitar 2 juta pekerja asing yang sudah terdaftar, namun pihak berwenang mengatakan jumlah mereka yang tak memiliki dokumen sah lebih banyak lagi.

Para pekerja migran ini kebanyakan berasal dari Indonesia, Bangladesh, India dan Nepal. 

KBRI di Kuala Lumpur juga berkata WNI sudah bisa bekerja dengan normal setelah lockdown dilonggarkan.



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *