Pentingnya Fleksibilitas APBN Hadapi Ketidakpastian

 Pentingnya Fleksibilitas APBN Hadapi Ketidakpastian


Jakarta, CNBC Indonesia- Anjloknya harga minyak mentah global disebut Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu, Luky Alfirman telah memberi dampak pada pelemahan harga sejumlah komoditas sehingga diperlukan pengelolaan APBN yang dapat mengatasi kondisi ini. Dimana dalam situasi tidak biasa ini, pemerintah membutuhkan Perpu No.1 tahun 2020 untuk bisa memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan di masa pandemi dan saat pemulihan ekonomi.

 

Salah satu bentuk fleksibilitas yang dilakukan pemerintah dalam pengelolaan APBN saat ini adalah dalam sektor pembiayaan diantaranya menerbitkan global bond dengan jumlah USD 4,3 miliar. Seperti apa pentingnya pengelolaan APBN saat pandemi seperti ini? Selengkapnya saksikan dialog Muhammad Gibran dengan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Kemenkeu, Luky Alfirman dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum’at, 08/05/2020)

 




Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *