Ramadan di Tengah Pandemi, TPU Padurenan Bekasi Sepi Peziarah

 Ramadan di Tengah Pandemi, TPU Padurenan Bekasi Sepi Peziarah



Telkopedia.id, Jakarta – Kegiatan masyarakat pada Ramadan tahun ini banyak mengalami perubahan akibat pandemi Covid-19. Seluruh aktivitas yang biasa dilakukan selama bulan suci, kini dibatasi oleh aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Salah satunya ziarah yang menjadi rutinitas tahunan warga saat Ramadan. Kegiatan ini kian menurun seiring meningkatnya wabah Corona di Tanah Air. Penerapan PSBB serta kekhawatiran terjangkit virus asal Wuhan, China ini, menjadi alasan utama masyarakat enggan berziarah.

Hal ini pun bisa dilihat secara kasat mata di hampir seluruh tempat pemakaman umum (TPU) yang sepi dari biasanya. Salah satunya TPU Padurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Sejak awal Ramadan, TPU yang ditunjuk Pemkot Bekasi untuk pemakaman Covid-19 ini hanya dikunjungi segelintir peziarah.

Seperti ketika Telkopedia.id berkunjung ke TPU Padurenan, hanya terlihat seorang peziarah yang tengah khusyuk berdoa di makam sanak keluarganya. Sayup-sayup terdengar lantunan doa yang dipanjatkan sang peziarah bernama Abidin, di pusaran makam.

“Iya ziarah ke makam Bapak saya. Meninggalnya tahun 2016,” katanya kepada Telkopedia.id usai berziarah, Rabu (6/5/2020).

Tak ada rasa khawatir yang hinggap di batin pria 32 tahun itu saat berziarah di tengah pandemi. Ia pun selalu berupaya mematuhi setiap aturan PSBB, termasuk saat berziarah.

“Dibawa tenang aja, yang penting bagaimana cara kita mematuhi imbauan pemerintah,” ujarnya.

Kondisi makam yang sepi peziarah juga diamini staf TPU Padurenan, Yanto. Menurutnya, Ramadan tahun ini berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya, karena adanya pandemi dan aturan PSBB.

“Sekarang nggak kaya dulu-dulu, paling cuma satu dua orang, bisa dihitung pakai tangan,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa mang Yanto itu memaklumi adanya kekhawatiran masyarakat terhadap virus Corona yang telah menyebabkan kematian puluhan ribu orang di seluruh dunia. Ditambah TPU Padurenan saat ini menyandang status pemakaman untuk Covid-19, yang tentunya membuat masyarakat semakin was-was.

“Mungkin jaga-jaga juga, apa yang disarankan pemerintah untuk tidak keluar dulu, mungkin masyarakat mengerti. Sedangkan TPU di sini kan ditunjuk pemerintah untuk Covid-19. Ya mungkin mereka jaga jarak, ada bagusnya,” paparnya.



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *