Review OPPO A33 – Handphone Terjangkau dengan Baterai Jumbo

 Review OPPO A33 – Handphone Terjangkau dengan Baterai Jumbo


Telkopedia.id – Sebagai salah satu handphone kelas menengah di harga Rp 2 jutaan, OPPO A33 hadir dengan membawa spesifikasi hardware dan fitur yang bisa dibilang menarik.

Hal ini terlihat dengan penggunaan baterai berkapasitas besar ditambah dukungan fitur pengisian daya baterai cepat. Mengikuti tren saat ini, OPPO A33 hadir dengan layar penuh dan dukungan multi kamera belakang.

Dengan fitur yang dibawanya, apakah OPPO A33 mampu bersaing dengan handphone kelas yang sama di Indonesia? Untuk mengetahuinya lebih lanjut, kamu dapat melihat artikel review sebagai berikut ini.

OPPO A33

  • Layar – 8/10
  • Performa – 7/10
  • Kamera – 7/10
  • Baterai – 9/10
  • Software – 8/10
  • Desain – 7/10

7.7/10

Kesimpulan

OPPO A33 hadir secara resmi di Indonesia dengan chipset Qualcomm Snapdragon 460 yang dipadukan dengan RAM 3 GB dan baterai berkapasitas 5.000mAh.

Pros

  • Daya tahan baterai lama
  • Layar penuh refresh rate 90Hz
  • Foto siang hari bagus
  • Sensor fingerprint dan face unlock responsif

Cons

  • Foto malam hari perlu peningkatan
  • Bodi belakang licin

OPPO-A33-with-Box

Secara kasat mata, OPPO A33 mampu membuat saya merasa leluasa dalam menonton video, melakukan interaksi di media sosial, dan memainkan game berkat layarnya yang memenuhi bagian depan lengkap dengan punch hole di kiri atasnya.

Layar handphone ini mempunyai lebar 6,5 inci dengan resolusi HD+ (1600 x 720 piksel) dan layar TFT LCD yang dapat menampilkan konten dengan baik. Terdapat juga kaca anti gores Corning Gorilla Glass 3 yang digunakan untuk meminimalisir terjadinya goresan pada layar.

Menariknya, OPPO membenamkan refresh rate 90 Hz pada layarnya sehingga dapat menampilkan gerakan transisi antar menu dengan mulus. Namun perlu dicatat, mengaktifkan layar dengan refresh rate 90 Hz pada OPPO A33 akan membuat konsumsi daya baterai lebih tinggi dibandingkan dengan refresh rate 60 Hz.

OPPO-A33-with-HalfDisplay

Untuk itulah OPPO telah menghadirkan setelan refresh rate yang dapat diatur menjadi 90 Hz, 60 Hz, atau secara otomatis. Meskipun refresh rate 90 Hz membuat mata saya nyaman dengan gerakan transisi antar menu atau aplikasi yang halus, namun saya lebih memilih pengaturan otomatis agar daya baterai OPPO A33 dapat terkonsumsi dengan lebih optimal.

Berkat hadirnya pengaturan refresh rate secara otomatis, OPPO A33 dapat menentukan secara pintar tingkat refresh rate yang dibutuhkan sesuai dengan aplikasi yang sedang dibuka, dimana game, video, media sosial, email, dan lainnya akan menggunakan kecepatan refresh rate yang berbeda-beda.

Pada bagian bawahnya terdapat port jack audio 3,5mm, USB Type-C, dan lubang speaker. Sementara tombol volume dan slot kartu SIM serta microSD berada di sisi kiri OPPO A33. Apabila mencari tombol Power, maka dapat diakses pada bagian samping kanan.

OPPO-A33-BottomBack

Beralih ke bagian belakangnya, OPPO A33 dilengkapi dengan bodi yang melengkung di kedua sisinya sehingga nyaman ketika digenggam menggunakan satu tangan. Dibalut dengan warna Mint Cream (terdapat juga pilihan warna Moonlight Black), bodi dari handphone ini terasa segar.

Masih di bagian belakangnya, terdapat sensor fingerprint yang memungkinkan saya dapat membuka kunci layar hanya menggunakan sidik jari saja. Dengan kata lain, saya tidak perlu memasukkan PIN, password, maupun pattern ketika sensor ini aktif.

Pada saat saya mencobanya, sensor fingerprint mampu mendeteksi sidik jari saya dengan responsif sehingga mempercepat pembukaan kunci layar. Hampir mirip dengan handphone OPPO lainnya, sistem pada OPPO A33 mengizinkan hingga 5 sidik jari berbeda untuk didaftarkan pada sensornya.

Sebagai alternatifnya, OPPO juga telah menghadirkan fitur Face Unlock yang mengizinkan saya untuk membuka kunci layar menggunakan wajah. Pada saat saya mencobanya, fitur ini mampu mendeteksi wajah saya dalam kondisi terang, redup, maupun gelap sekalipun karena cahaya dari layar akan menyinari wajah saya.

OPPO-A33-Feature

Dari sektor fotografi, OPPO A33 hadir dengan dukungan tiga kamera yang mempunyai komposisi kamera utama 13 MP, portrait 2 MP, dan makro 2 MP. Pada kondisi cahaya cukup atau siang hari, kamera utamanya mampu menghasilkan foto dengan baik.

Namun ketika kondisi beralih ke malam hari, OPPO perlu meningkatkan kemampuan kamera utamanya dalam menghasilkan foto yang lebih minim noise. Sementara itu, kamera makronya mampu menghasilkan foto dari jarak dekat dengan detail yang masih terjaga.

OPPO-A33-Pohon

OPPO-A33-Cube

OPPO-A33-Canvas

OPPO-A33-BungaMakro

OPPO-A33-Macro-BisMakro

OPPO-A33-Macro-BadmintonMakro

OPPO-A33-Komplek-Malam

OPPO-A33-Rumah-Malam

Selanjutnya, kamera depan 8 MP yang hadir pada OPPO A33 sudah dapat menghasilkan foto yang bagus pada siang hari, baik menggunakan mode Auto maupun Portrait (berefek bokeh). Sementara foto selfie di malam harinya pun masih terlihat menarik.

OPPO-A33-Selfie-AutoSelfie Auto

OPPO-A33-Selfie BokehSelfie Bokeh

OPPO-A33-Selfie Malam.Selfie Malam

Dapur pacu dari OPPO A33 dipercayakan pada Snapdragon 460 Octa-Core (Quad-Core 1.8 GHz Kryo 240 & Quad-Core 1.6 GHz Kryo 240). Sementara RAM 3 GB dan penyimpanan internal 32 GB didaulat untuk mendampingi performa dari chipset buatan Qualcomm tersebut.

OPPO-A33-HandsOn

Dalam menguji kombinasi hardware tersebut, saya pun melakukan beragam pengujian dengan menjalankan aplikasi sehari-hari dan memainkan berbagai game populer di Indonesia. Hasilnya OPPO A33 masih mampu menjalankan aplikasi sehari-hari mulai dari pemutar musik, chat, SMS, email, hingga video streaming secara multitasking dengan lancar.

Adapun game populer yang saya uji coba terdiri dari Call of Duty Mobile, PUBG Mobile, Mobile Legends, Arena of Valor, dan Free Fire mampu dijalankan dengan lancar menggunakan grafis tinggi dan frame rate standar.

Apabila ingin menggunakan frame rate tinggi, saya harus mengatur terlebih dahulu semua game tersebut ke setelan grafis menengah atau bawah. Sementara Final Fantasy XV Pocket Edition dapat berjalan dengan cukup lancar ketika menggunakan grafis menengah dan frame rate standar.

Berdasarkan pengujian menggunakan AnTuTu Benchmark, OPPO A33 berhasil mendapatkan skor 134.336 poin. Sementara pada pengujian Geekbench 4.4.2, handphone ini berhasil mendapatkan skor 1.270 pon untuk Single-Core dan 5.111 poin untuk Multi-Core.

OPPO-A33-PerformanceBenchmark

Handphone ini juga berhasil mendapatkan skor 253 poin untuk Single-Core dan 1.245 poin untuk Multi-Core pada pengujian Geekbench 5.2.5. Dari data pengujian aplikasi sehari-hari, game, dan benchmark ini memperlihatkan bahwa performa dari OPPO A33 masih menjanjikan untuk bersaing dengan handphone di kelas Rp 2 jutaan.

Untuk sumber energi kehidupannya, OPPO mempercayakan baterai berkapasitas 5.000mAh pada OPPO A33. Selanjutnya, saya pun langsung melakukan pengujian daya tahan baterainya menggunakan aplikasi PCMark for Android dan aktivitas sehari-hari.

Pengujian pertama PCMark for Android dilakukan dengan menggunakan mode Work 2.0 battery life, tingkat kecerahan layar 50%, persentase baterai dari 100%, dan refresh rate 90 Hz. Hasilnya, OPPO A33 mendapatkan skor 13 jam 11 menit.

OPPO-A33-Benchmark Battery fix

Sedangkan pengujian kedua dengan parameter hampir sama, namun refresh rate diturunkan menjadi 60 Hz. Handphone ini pun berhasil mendapatkan skor 14 jam 14 menit. Dua mode refresh rate tersebut pun dapat terlihat mempengaruhi daya tahan baterainya dengan selisih 1 jam 3 menit.

Penggunaan layar dengan refresh rate 90Hz bisa dibilang agak sedikit boros dalam mengonsumsi daya baterai. Untuk itulah saya menggunakan handphone ini dengan mode refresh rate otomatis agar konsumsi energinya dapat disesuaikan dengan kondisi aplikasi yang sedang dibuka.

Pada penggunaan dalam aktivitas sehari-hari, OPPO A33 dapat bertahan dari kondisi 100% ke 7% selama 11 jam 48 menit dengan screen on time 9 jam 54 menit.

Berdasarkan pengujian benchmark dan penggunaan harian, terlihat bahwa handphone ini memiliki daya tahan baterai yang dapat diandalkan. Berbekal fitur 18W Fast Charging, baterai yang dimiliki oleh OPPO A33 dapat terisi dari kondisi 16% ke 100% dalam waktu 1 jam 38 menit.

OPPO-A33-ColorOS72

Sebagai handphone yang lahir di tahun 2020, OPPO A33 sudah menggunakan ColorOS 7.2 berbasiskan Android 10 yang mempunyai tampilan antarmuka dan fitur yang lebih menarik dibandingkan versi sebelumnya.

Sistem andalan OPPO ini sudah dilengkapi dengan beragam fitur menarik seperti Focus Mode, App Cloner, Dark Mode, Split Screen, dan masih banyak lagi. Focus Mode memungkinkan saya dapat lebih fokus ketika sedang melakukan aktivitas atau pekerjaan karena fitur ini dapat mengunci aplikasi agar tidak bisa digunakan pada waktu tertentu.

Sementara Dark Mode dapat membuat layar lebih nyaman dipandang ketika melihat konten di OPPO A33 pada kondisi redup atau gelap karena mampu membuat latar belakang sistem maupun aplikasi menjadi hitam.

OPPO-A33-Bottom

App Cloner memungkinkan saya untuk mengakses dua akun jejaring sosial atau game dalam satu perangkat berkat kemampuannya dalam menggandakan aplikasi. Sedangkan Split Screen mengizinkan saya menjalankan dua aplikasi sekaligus dalam satu layar, seperti menonton video di YouTube sama melakukan chat di WhatsApp.

Setelah pemakaian beberapa minggu, OPPO A33 cukup bisa diandalkan untuk membantu aktivitas sehari-hari saya. Apalagi daya tahan baterai dari handphone ini bisa dibilang lama dan layarnya dapat menampilkan konten dengan baik.

Selain itu, OPPO A33 juga dapat menjalankan aplikasi secara multitasking dengan lancar. Tampilan antarmuka dan kemudahan navigasi dari ColorOS 7.2 menjadi salah satu yang membuat saya merasa nyaman.

OPPO-A33-CamDiagonal

Meskipun menggunakan tiga kamera belakang, namun kemampuan kamera utamanya dalam menghasilkan foto pada malam hari perlu ditingkatkan. Sementara pada kondisi cahaya cukup atau siang hari, kamera utamanya dapat menghasilkan foto dengan baik.

Bodi belakang dari OPPO A33 terasa licin ketika digenggam, namun saya tidak merasa khawatir karena telah tersedia softcase pada paket penjualannya sehingga dapat melindungi bodinya dari goresan maupun debu yang menempel.

Melihat harganya yang hanya mencapai Rp 2.299.000, saya rasa OPPO A33 mempunyai fitur yang mampu bersaing dengan handphone di kelasnya. Dengan kata lain, OPPO A33 bisa menjadi pilihan bagi kamu yang menginginkan handphone dengan daya tahan baterai lumayan tahan lama yang mempunyai harga terjangkau.

Spesifikasi OPPO A33

Dimensi & Berat163,9 x 75,1 x 8,4 mm

186 gram

WarnaMoonlight Black, Mint Cream
LayarTFT LCD 6,5 inci, HD+ (1600 x 720 piksel), Corning Gorilla Glass 3, Refresh rate 90 Hz
Sistem OperasiAndroid 10 (ColorOS 7.2)
MemoriRAM 3 GB, ROM 32 GB, microSD
ChipsetQualcomm Snapdragon 460 Octa-core (Quad-Core 1.8 GHz Kryo 240 & Quad-Core 1.6 GHz Kryo 240)
Kamera BelakangKamera utama 13 MP, portrait 2 MP, makro 2 MP
Kamera DepanKamera utama 8 MP
Baterai5.000mAh, 18 Fast Charging
SensorAccelerometer, Hall Sensor, Proximity, Compass
GPSGPS, GLONASS, GALILEO, BDS, A-GPS
SpeakerStandar
FiturFingerprint di belakang, Face Unlock
HargaRp 2.299.000



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *