Risiko Penularan COVID-19 di Transportasi Udara dan Laut, Mana yang Lebih Tinggi?

 Risiko Penularan COVID-19 di Transportasi Udara dan Laut, Mana yang Lebih Tinggi?



Petugas Haji Laut pada 1967-1975 dari Kementerian Agama RI, H. Ibrahim, SH., MM mengatakan bahwa penundaan keberangkatan haji tidak hanya terjadi pada tahun ini akibat COVID-19. Ia juga bercerita tentang kejadian bersejarah selama ia bertugas.

“Tahun 1937 sampai 1948 keberangkatan haji juga sempat tertunda karena kondisi perang,” katanya dalam kesempatan yang sama.

Pria kelahiran 4 Juli 1940 ini juga berkisah tentang peristiwa bersejarah saat proses pemberangkatan haji menggunakan kapal laut. Menurutnya, sempat ada jemaah yang meninggal di atas kapal 1971.

“Saat itu suasana sangat mengharukan, jenazah jemaah kami urus dan kemudian kami luncurkan ke dasar laut dengan menggunakan pemberat. Setelah itu, kapal mengelilingi titik tersebut sebanyak tiga kali.”

Selain itu, hal lain yang sempat ia alami selama bertugas adalah kelahiran bayi di atas kapal. Beruntung, petugas medis sudah disiapkan dalam setiap perjalanan.

Wawan menambahkan, kejadian ini sangat mungkin terjadi karena satu kali perjalanan haji pada masa lalu sebelum ada kapal mesin bisa memakan waktu hingga setengah tahun untuk sekali jalan.

“Perjalanan melalui berbagai pelabuhan di Nusantara ke Aceh, menunggu kapal ke India, Di India mereka kemudian mencari kapal yang bisa membawa ke Hadramaut, Yaman atau langsung ke Jeddah,” ujar Wawan dalam kesempatan yang sama.



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *