Tempat Karaoke Boleh Beroperasi di Surabaya, Asal Memenuhi Syarat Ini

 Tempat Karaoke Boleh Beroperasi di Surabaya, Asal Memenuhi Syarat Ini



Ada pun prokol kesehatan tatanan normal baru khusus di tempat karaoke adalah tempat usahanya itu wajib melakukan assesment kesiapan tempat usaha sesuai protokol tatanan normal baru yang diatur dalam Perwali 28 Tahun 2020. 

Memastikan seluruh area bersih dan higienis dengan melakukan pembersihan (disinfeksi) secara berkala (setiap 4 jam sekali) menggunakan pembersih dan disinfektan yang sesuai. Terutama tempat-tempat yang sering disentuh atau dipergunakan banyak orang (pegangan pintu, pegangan tangga, tombol lift, musholla, toilet, meja resepsionis  dan fasilitas umum lainnya).

Kemudian, harus memisahkan jalur masuk dan keluar pengunjung/tamu, bilamana hanya ada satu pintu maka harus ada petugas di pintu masuk dan keluar. Mengutamakan pembayaran/pemesanan secara daring. Mengurangi kapasitas usaha menjadi 50 persen dari keadaan normal sebelumnya. 

Menyediakan thermogun di pintu masuk tamu dan melarang masuk tamu yang bersuhu tubuh kurang lebih 37,5 derajat Celcius dan tidak menggunakan masker. Wajib melakukan pemerikasaan kesehatan kepada karyawan secara berkala.

Selain itu, harus menempatkan wastafel dengan sabun cuci tangan dan dispenser pembersih tangan mengandung alkohol (hand sanitizer) di pintu masuk, resepsionis/kasir, pintu keluar, ruang karaoke, ruang pemandu lagu, dan tempat-tempat strategis yang mudah dijangkau serta memastikan dispenser sabun/hand sanitizer diisi ulang secara teratur. 

Wajib mengganti cover mic untuk para konsumen pada setiap sesi (untuk sekali) pemakaian microphone atau mic. Membatasi pengunjung sesuai peruntukan area VIP dan room karaoke yang telah di format berdasarkan aturan protokol kesehatan. 

Membatasi aktivitas pada area dancing hall (lantai atau tempat untuk berdansa) dengan tetap memperhatikan penjagaan jarak (physical distancing).

Di samping itu, menerapkan penjagaan jarak (physical distancing) paling sedikit 1 (satu) meter dengan memberikan tanda khusus pada antrian pengunjung, lift, area padat, jarak antar kursi di dalam ruang karaoke, ruang tunggu, dan area public. 

Wajib menyediakan alat-alat pelindung diri bagi pekerja seperti masker, sarung tangan dan face shield. Melakukan pencatatan data nama, alamat dan nomor telepon setiap tamu. 

 



Source link

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *